Salah satu cara untuk membuat tampilan rumah
lebih indah dan menawan adalah dengan melakukan pengecatan pada bagian dinding.
Untuk saat ini, sudah jarang sekali ditemukan rumah yang tidak dicat pada bagian
temboknya. Selain dari segi penampilan, dengan melakukan pengecatan pada
dinding juga dapat menghambat pertumbuhan lumut dan jamur karena ada beberapa
cat tembok yang sudah memiliki teknologi anti jamur dan anti lumut. Beberapa cat rumah minimalis biasanya menggunakan warna-warna
yang cerah untuk mengatasi keterbatasan lahan di rumah minimalis. Cat tembok
dengan warna yang cerah dapat membuat tampilan rumah jadi lebih luas dan
lapang. Namun, terkadang dalam hal mengecat rumah, sering terjadi beberapa
kesalahan. Salah satunya adalah karena memilih peralatan yang tepat. Tidak
hanya memikirkan perkara jenis cat dan warna cat saja, peralatan yang digunakan
juga harus dipilih dengan baik. Simak beberapa tips yang perlu Anda ketahui
sebelum melakukan pengecatan di tembok rumah.
Jangan Salah Pilih
Salah satu kunci agar tembok rumah Anda
memiliki tampilan yang indah adalah dengan memilih peralatan yang tepat. Anda
bisa menggunakan roller atau kuas biasa sebagai alat bantu dalam pengecatan.
Bahkan, Anda juga bisa menggunakan keduanya sekaligus karena fungsinya yang
berbeda-beda. Untuk roller, biasanya digunakan pada bagian yang lebar dan luas.
Jika Anda ingin menggunakan kuas untuk mengecat di area yang luas, Anda bisa
menggunakan kuas dengan lebar sekitar 7-12 cm. Sedangkan, pada bagian yang
areanya kecil atau sulit terjangkau dengan menggunakan roller, maka itu adalah
tugas dari kuas. Jangan sampai Anda salah menggunakan karena pengecatan
nantinya jadi tidak efisien dan memakan waktu yang lama
Pilih yang Berkualitas
Namun, karena banyaknya kuas cat yang beredar
di pasaran, Anda harus bisa cermat dalam memilih kuas yang baik untuk
digunakan. Mungkin akan banyak Anda mendapatkan penawaran kuas dengan harga
yang murah, tetapi tidak memiiki kualitas yang buruk. Tetapi jangan sampai
tergiur karena jika Anda menggunakan kuas dengan kualitas yang buruk, tentu
juga akan berakibat pada hasil cat di tembok. Pastinya, rumah yang indah dan menawan
akan sulit didapatkan dengan cat tembok yang berantakan. Karena itu, cermatlah
dalam memilih kuas.
Bulu Kuas Fleksibel.
Saat memilih kuas, pilihlah kuas dengan bulu
yang fleksibel. Tak hanya fleksibel, pastikan juga bahwa bulu-bulu kuas memiiki
ujung yang runcing. Karena, ujung bulu yang runcing ini akan membuat hasil
pengecatan jadi lebih merata jika dibandingkan dengan menggunakan kuas dengan
bulu-bulu kuas yang melebar.
Jangan yang Pendek
Selanjutnya, Anda juga harus menghindari
bulu-bulu kuas yang pendek. Kuas yang sering kali ditopang dengan potongan kayu
berbentuk V agar terlihat lebih tebal. Jika bulu-bulu kuas pendek, maka cat
tidak dapat terserap dengan baik dan juga bulu-bulu yang pendek cenderung akan
lebih mudah meninggalkan bekas atau jejak-jejak kuas (brush mark). Tak hanya itu, karena pendek bulu-bulunya juga mudah
rontok dan tertinggal di tembok.
Perhatikan Bulu Kuas
Ternyata, ada dua jenis bulu kuas yang sering
digunakan. Yaitu jenis bulu hewan dan bulu dengan bahan filamen sintetis. Penggunaannya
juga berbeda berdasarkan bahan cat yang digunakan. Untuk bulu yang terbuat dari
hewan, biasanya digunakan untuk cat minyak. Sedangkan, bulu kuas yang berbahan
filamen sintetis digunakan untuk cat waterbased.





0 komentar:
Posting Komentar